Postcrosing, How It Work?

image

Ini adalah hal baru yang saya geluti akhir-akhir ini.

Berawal dari mencari tugas bahasa Inggris untuk membuat kartu pos, saya menemukan blog yang membahas tentang ini.

Postcrosing.com adalah sebuah proyek yang memungkinkan kita untuk bertukar kartu pos secara nyata (jadi bukan dalam bentuk virtual) kepada anggota lainnya. Ketika kita akan mengirim kartu pos, sistem akan mengacak alamat anggota yang akan kita kirimi kartu pos. Jadi, kita tidak bisa memilih sendiri siapa dan dimana yang akan kita kirimi.

Ini akun saya. huhu… masih nerima 6 kartu pos.

Setelah kita dapat alamat penerima, kita juga dapat nomor serial yang harus dituliskan di kartu pos. Nomor serial itu gunanya untuk didaftarkan oleh penerima ketika sudah sampai ditujuan. Jadinya kita tahu bahwa kartu pos kita sudah sampai.

ID-130057 adalah serial saya.

ID itu melambangkan negara dan negara saya adalah Indonesia. Jadi, serial akan menyesuaikan negara si pengirim. Misalkan A dari negara Amerika, maka serialnya yaitu US-xxxxxx.

Bagaimana jadi anggota Postcrossing?

It’s so simpel. Langsung ikuti langkah-langkah ini…

1. Buka postrossing.com lalu sign up. Lengkapi semua daya yang harus diisi.

Tulis alamat selengkap-lengkapnya dusun/jalan (nomor rumah/rt.rw), kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, kode pos dan negara

2. Setelah selesai, kalian bisa mengirim kartu pos. Klik Send Postcard lalu klik Request Address.

sd

3. Nah, setelah Request Address, sistem akan mengacak alamat dan tara… dapat alamat. Kartu posku akan dikirimkan ke Belanda. Setiap alamat akan diteruskan ke email aktif kamu.

xv

5. Buka Profil si penerima untuk mengetahui kartu pos apa yang kita inginkan dan dia ingin ditulis serta di tempeli prangko atau kartu posnya kosongan.

g

6. Kita juga bisa memantau perjalanan kartu pos kita. Klik Traveling Postcard. Biasanya kartu pos akan terkirim sekitar 2-4 minggu (bisa juga kurang dari seminggu jika posnya tidak ada trouble). Kartu pos akan dianggap expired oleh sistem ketika kartu pos sudah mencapai lebih dari 60 hari dan belum sampai dan diregister oleh si penerima. Sistem akan menghapus data kartu pos jika kartu pos mencapai 1 tahun belum diregister. Tenang, selama belum satu tahun kartu pos bisa di register walaupun statusnya sudah expired.

punya saya ada yang expired 4, huhu...
punya saya ada yang expired 4, huhu…

6. Jika kartu pos kita sudah sampai dan diregister oleh penerima, siap-siap bakal dapat kiriman kartu pos dari anggota lain. Jangan lupa, ketika kita meregister kartu pos yang kita terima jangan lupa mengucapkan terimakasih.

adMungkin untuk kebanyakan orang, hal-hal beginian dianggap jadul. Biasanya orang berkata “Kan udah ada sms, fb, twitter, email, chat yang lebih cepat?” Tapi, rasanya lebih menyenangkan dibandingkan lewat layar komputer atau gadget. Kita mendapat banyak teman dan lebih tahu seluk beluk negara lain yang belum kita jelajahi. Kita merasa dihargai dengan tulisan kita dan kita harus pandai-pandai bercerita di kartu pos yang kecil itu. Bahkan kadang, kita bisa dapat surprise gift seperti kartu pos double, souvernir, makanan dll. (kalau yang ngirim baik yah).

Untuk kartu pos bisa dibeli di toko buku, toko sovernir, atau online. Saya sering nyetak kartu pos sendiri malah. Untuk nominal prangko yang digunakan yaitu 6000 (Asia), 8000 (Eropa), dan 9000 (Amerika). Kadang, saya ngeyel pake prangko 5000 biar irit gitu, hehe… ๐Ÿ˜€

O, iya! Buat kalian yang tertarik dengan ini, bisa gabung di grup fb Komunitas Postcrossing Indonesia (KPI). Di sana bisa tukar kartu pos antar member, give away (lumayan, dapet kartu pos gratis) atau sekedar pamer kartu pos juga boleh. Ayo, yang mau swap/tukar kartu pos sama saya boleh, malah saya seneng kok. :v

Happy Postcrossing dan Happy Weekend!

 

Iklan