I hope I can

Kemarin, aku dan keluarga adik sepupuku pergi ke bandara Adisucipto untuk mengantarkan kakaknya adik sepupuku yang akan kembali ke Malaysia. Saat itu, aku masih memakai seragam putih biru karena aku langsung dijemput di sekolah. Kami hanya mengantarkan sampai pintu keberangkatan lalu pergi ke sebuah ruangan di lantai 2 dengan membayar Rp 3.000 per orang agar kami bisa melihat pesawat di landasan.

Saat melihat pesawat-pesawat yang berjejer, rasanya aku iri dengan saudaraku itu. Aku sering berkata dalam hati “kapan ya aku bisa naik pesawat?” Karena seumur hidupku aku belum pernah merasakan bagaimana naik pesawat itu. Kalau kapal laut, bus, mobil, motor, dan kereta aku sudah pernah.

Yah, semoga saat aku dewasa aku bisa naik pesawat dengan keluargaku. Aku benar-benar ingin menaikinya. SEMOGA.

Iklan

7 thoughts on “I hope I can

komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s