Fiksi Mini #10

1. BARISAN BILANGAN. “kamu angka berapa?” aku terdiam mengingat apakah aritmatika atau geometri?
2. 05.00. Pada saat itu, aku merasakan kehancuran abadiku. Malaikat maut tersenyum kejam.
3. BERFIKIR. Menatap kertas itu, otaknya telah lumutan sejak lama. 4. SESUATU. “Apa sayang?” Ia memberi isyarat dan semuanya meledak.
5. PENARI TIANG. Tubuhnya terlilit di tiang. Penonton hanya melongo.
6. MANTRA. Mulutnya berkomat-kamit. Dan tiba-tiba aku berubah.
7. PERKAMEN. Di kertas itu, ada hal yang membahagiakan dahulu.
8. PAWANG HUJAN. “bapak harusnya mengarahkan kesana bukan ke saya.” aku mendengus kesal kehujanan.
9. PENUH. “Buat barisan sekarang!” Teriak komandan. Aku kebingungan, tak ada tempat untukku? Aku berusaha untuk menembusnya.
10. KUE. “Ini bagian saya!” Aku langsung memotong tangannya dan bagian tengah incaranku.

Iklan

komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s