Menyayangi…

Siapa sih yang tak punya orang yang di sayangi? Pasti yang di sayangi itu sangat spesial. Saya juga punya orang yang saya sayangi. Bahkan, jika baru bertemu seseorang yang sehati dan sepikiran dengan saya, saya akan menganggap dia seperti sahabat sendiri dan menyayanginya. Tapi, itu berakhir dengan kekecewaan.

Saya mempunyai seorang teman perempuan yang saya kenal lewat facebook. Kami berteman sejak akhir kelas 9 tahun lalu. Dan ternyata dia masuk ke SMK yang sama dengan saya tetapi beda jurusan. Saya mulai penasaran dengan orang itu dan mulai mendekatinya.

Saya sering main ke kelasnya membahas tentang apa saja. Dia juga k-popers seperti saya. Dia adalah Elf dengan biasnya Kyuhyun dan saya Inspirit. Kami juga sering bergurau di facebook dan twitter. Dia orangnya ceria, banyak omong, mudah diajak bercanda, dan bla…bla…bla. Dia sering membahasa kakak sepupu laki-lakinya yang seorang mahasiswa kedokteran. Dia menceritakan kakanya itu dengan sangat bangga sampai saya sangat terkesima.

Dia sering mengajak saya untuk main bersama dan saya juga sebaliknya. Tapi, sebenarnya saya merasakan gelagat yang bikin saya merasa aneh. (Maaf ya, saya susah untuk menjelaskannya.)

Dan akhirnya sampai pada puncaknya. Suatu hari, saya bicara kepadanya kalau saya ingin main dengannya. Dengan raut yang tidak niat dia menjawab ya. Saya otomatis senang. Karena setiap saya dan dia bilang ingin main bersama pasti ada hal yang membuat dia membatalkannya. Saya waktu itu tidak merasakan raut itu. Jadi, saya biasa saja.

Tapi pada saat hari H yang kami sudah janjian untuk main bersama, ternyata dia bilang dia akan main dengan orang lain. Kan, saya waktu itu sangat kecewa dan kesal juga marah. Saya menumpahkan rasa-rasa itu dengan status di facebook yang isinya menyinggung dia. Dan status itulah yang membuat kami menjauh satu sama lain.

Saya menyadari bahwa saya yang salah. Saya kemudian meminta maaf kepadanya. Tapi… tak ada respon sama sekali. Dan pada waktu perpisahan kelas 12 di sekolah saya, saya dengan niat yang kuat untuk meminta maaf kepadanya. Tapi apa? Dia membalah permintaan maaf saya dengan meringis tanpa niat memaafkan saya dan itu saya tambah kecewa kepada dia. Yah, mungkin tuhan berkata lain begitu. Saya juga sudah bersyukur bisa mengatakan maaf yang tidak berbalas itu karena saya merasa terbebani kalau saya tidak minta maaf kepada orang lain yang saya sakiti. :D

Photoshop Manipulasi

Hai teman-teman. Alhamdullilah, setelah sekian lama saya hiatus dari kegiatan blog ini, saya bisa kembali lagi. Ya, walaupun mungkin saya sekarang tidak akan sesering dahulu. Saya sekarang sudah kelas X SMK jurusan Multimedia (keturutan juga :D). Dan, saya melakukan perombakan habis-habisan kepada blog ini.

Akhir-akhir ini, saya sedang menggeluti dunia photoshop. Saya senang sekali dengan hal yang berurusan dengan dunia desain grafis. Oleh karena itu, saya di sini ingin menampilkan karya saya dengan bantuan photoshop. Mungkin, karya saya masih banyak kekurangan dan malah jelek sama sekali. Yah, karena saya masih belajar. :) Saya mohon untuk kritik dan sarannya agar saya bisa lebih menghasilkan karya yang bagus. Oh iya, kalau ingin melihat karya saya yang lain, bisa berkunjung ke http://devkartika.deviantart.com.

Selamat menikmati!infinite_desktop_wallpaper_by_devkartika-d7hgo1i

han_ga_in___the_moon_that_embrace_the_sun__by_devkartika-d7ish4h

sungyeol_infinite_by_devkartika-d7gfay8

yeon_jung_hoon_by_devkartika-d7fmpbs

fantasy_woman_by_devkartika-d7fhye8 infinite_l_wallpaper_by_devkartika-d7ee5mg ro_myung_by_devkartika-d7gjxa3

 

 

 

 

Fotostop #4: Kirab

Pada hari Selasa kemarin, kelurahanku yang bernama Bejiharjo (Gunungkidul) berulang tahun ke 67. Karena itu diadakan kirab dari berbagai desa yang masih termasuk wilayah Bejiharjo dan desaku yaitu Gelaran 2 juga ikut andil disana. Ini foto-fotonya. Selamat menikmati!

CIMG1276

CIMG1277

CIMG1279

CIMG1281

CIMG1282

CIMG1283

CIMG1284

CIMG1286

CIMG1288

CIMG1289

CIMG1290

CIMG1287

 

CIMG1291

CIMG1292

CIMG1294

CIMG1295

CIMG1300

CIMG1302

CIMG1304

 

Seratus Ribu

Photo-0305Merah yang berharga, itulah namanya uang seratus ribu. Bagi orang kaya uang segitu rasanya… ah, kecil! Tapi untuk orang kelas menengah kebawah uang segitu malah sudah sangat besar sekali dan untuk sebagian orang bisa bertahn sampai mungkin satu bulan dengan uang itu. Setiap bulan, aku memegang uang itu yang diberikan oleh orang tuaku tapi lebih dari segitu sih sebenarnya. Jika aku mempunyai kelebihan aku akan menabungnya dan jika kekurangan aku akan mengambilnya. Dan jujur, aku tak pernah bisa menghemat uang. Seratus ribu saja bisa habis dalam satu hari bahkan sehari kalau sedang ke kota (Maklum, kebutuhan rumah hampir aku yang menanggung).

 

Rasanya dengan seratus ribu itu, aku merasa bersalah. Aku mebuat susah orang tuaku karena pengeluaran yang berjibun. Tapi mau bagaimana lagi? Aku hanya tinggal dengan nenekku yang sudah tidak berkerja. Aku juga sudah berusaha untuk mengerem dan memperhitungkan segala sesuatu yang akan aku beli. Oh, seratus ribu!

My Draw

Hai semua! Maafkan diriku yang baru tampil setelah sekian lama menghilang karena sesuatu dan akhirnya aku bisa kembali ke rumahku ini.

 

Aku akan memperkenalkan hobiku yang baru yaitu menggambar. Entah kenapa, aku jadi kerajingan menggambar. Tapi sayangnya, masih dibilang jelek dan aku berusaha untuk mengembangkan hobiku ini.

 

Ini aneh

Ini aneh

kok

oio

sebenarnya ini mukaku

sebenarnya ini mukaku

943040_509224242464289_1388141845_n

Beginilah gambaranku. Jelekkan? Aku lebih suka menggambar wajah daripada yang lainnya. Ini aku belajar dari internet dan ya seperti itu. Sekian dan terimakasih. *lagi gak bisa buat kalimat banyak*

 

Ini Apa?

Kemarin, aku iseng menggambari dinding dapurku yang terbuat dari kayu dengan arang. Entah, apa yang ada dipikiranku saat itu. Sebenarnya, aku mau menggambar wajah biasku tapi malah amburadul seperti di bawah ini.

Aku tak tahu harus mendeskripsikannya bagaimana? Ini seorang anak laki-laki, kan? Aku tak tahu ini apa.

I hope I can

Kemarin, aku dan keluarga adik sepupuku pergi ke bandara Adisucipto untuk mengantarkan kakaknya adik sepupuku yang akan kembali ke Malaysia. Saat itu, aku masih memakai seragam putih biru karena aku langsung dijemput di sekolah. Kami hanya mengantarkan sampai pintu keberangkatan lalu pergi ke sebuah ruangan di lantai 2 dengan membayar Rp 3.000 per orang agar kami bisa melihat pesawat di landasan.

Saat melihat pesawat-pesawat yang berjejer, rasanya aku iri dengan saudaraku itu. Aku sering berkata dalam hati “kapan ya aku bisa naik pesawat?” Karena seumur hidupku aku belum pernah merasakan bagaimana naik pesawat itu. Kalau kapal laut, bus, mobil, motor, dan kereta aku sudah pernah.

Yah, semoga saat aku dewasa aku bisa naik pesawat dengan keluargaku. Aku benar-benar ingin menaikinya. SEMOGA.

Gudhangang

Main-main ketempat saudara dan sampai sana disuguhin makanan. Walaupun lapar tapi aku tak doyan dengan makanannya. Makanan itu namanya Gudhangan. Makanan yang terdiri dari sayuran (paling sering itu yang ijo-ijo) lalu di campur dengan bumbu yang terbuat dari parutan kelapa dan dicampur dengan bumbu. Tapi masih enakan gado-gado dan pecel menurutku. Haha… :lol:

Makanan ini sering berada satu paket dengan nasi sedekah saat ada acara tertentu. Gudhangan juga sering disandingkan dengan sayur lombok, mie, dan sayur mayur lainnya.

Mungkin kalau di jawa makanan ini sangat terkenal. Tapi, makanan ini kurasa lebih sering dijumpai diperdesaan seperti punyaku. Apa makanan dari tempatmu?

Sepedaku

Sepedaku, sudah berumur hampir 10 tahun *kira-kira*. Sebenarnya ini sepeda pakdheku yang sudah meninggal lalu dikasih sama bapak dan kemudian diturunkan kepadaku. Walaupun sudah tua, tapi sepedaku masih tetap prima. Sepedaku jarang kumandikan. :mrgreen:

Dia selalu menemaniku sekolah dan selalu ku andalkan untuk pergi kekota yang jaraknya lebih dari 10 km. Sebenarnya, aku agak minder dengan teman-temanku yang punya motor. Karena hanya aku yang memakai sepeda diantara seluruh siswa kelas 9 disekolahku dan sepedaku menjadi bahan bulan-bulanan untuk dirusak oleh temanku yang laki-laki. *hiks :cry:

Sayang juga, besok saat aku masuk SMK dia akan ku gantikan dengan motor karena SMK disini sangat jauh sekali dan tak memungkinkan aku untuk gowes. Tapi, itu baru rencana. Tenanglah, Sepedaku! :D

Everything

My life is everything. I know it, but sometime my life is a half. I thought because I always complain to myself. Why, why I never change althought I’m always got angry from other people and they soft words who enter to my right ear and out from left. I want much people stop it to me because I’m is mine not you. But, god made the life for learn and do the good behave. Yeah, its true. But I never and forever change. I believe it.

Everything my according is while we have a perfect something who make our life is like rainbow in the sky. Althought rainbow not smile, but we are smiling. This life just one time. Make this life are meaningful to your mind and your heart too. So, life is everything if we want to make a happiness dan learn how are god try to make we are in the world and serve him with praying.

*sorry for my bad grammar*